Disdikbud Kukar Ajak Jaga Marwah Bahasa Indonesia di Tengah Arus Globalisasi
Plt
Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menyerukan pentingnya menjaga marwah bahasa Indonesia sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan nasional.
Di tengah derasnya arus globalisasi dan
meningkatnya penggunaan bahasa asing, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan
benar dinilai harus ditegakkan kembali di semua lini kehidupan.
“Kami ingin memastikan bahwa bahasa Indonesia
tetap menjadi yang utama, khususnya dalam surat-menyurat resmi dan komunikasi
publik. Ini bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari upaya menjaga jati diri
bangsa,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disdikbud Kukar, Joko Sampurno,
pada Sabtu (21/6/2025).
Menurutnya, posisi bahasa Indonesia sangat
strategis dan menjadi modal penting yang tidak dimiliki semua negara. Ia
menyebut beberapa negara maju seperti Amerika Serikat dan Singapura tidak
memiliki satu bahasa nasional secara konstitusional.
“Sebagai bangsa besar, kita justru patut
bersyukur karena memiliki bahasa pemersatu yang jelas, yaitu bahasa Indonesia.
Ini modal penting yang harus dijaga bersama,” katanya.
Joko juga menyoroti fenomena meningkatnya
penggunaan bahasa asing dalam percakapan sehari-hari, media sosial, hingga
lingkungan kerja. Menurutnya, hal ini akan menjadi ancaman jika tidak disikapi
dengan bijak. Oleh Karenanya bahasa Indonesia menjadi simbol pemersatu bangsa
Indoensia.
“Kita harus bangga menggunakan bahasa
Indonesia. Jangan biarkan intervensi bahasa asing mengikis rasa percaya diri
kita. Bahasa adalah kekuatan budaya, dan kita wajib menjaganya,” tegasnya.(adv)